skip to main |
skip to sidebar
By. mucry
Payah…. aku ini cengeng baru itu, itu pun belum seberapa.
Kalau memang gak bisa menjalaninya kenapa aku harus katakan iya dan kenapa aku harus ada disini .
Orang pasti akan tahu apapun itu adalah sebuah tanggung jawab, jadi aku harus berani apapun itu resikonya
Percuma saja mataku yang membengkak gara2 menangis semalaman di pojok kamar, ternyata gak bisa berikan jawaban
Aku tahu orang mau tahu tapi hanya mendengar saja dan commentar, apakah itu cukup atau hanya sebagai penyemangat saja
Iya…. walaupun aku punya tetangga dalam rumah sendiri, mereka hanya bisa katakan yang sabar dan semua itu pasti ada jalannya
Aku berpikir semua memang ada jalannya, pergi ke mall ada jalan, pergi ke masjid ada jalan bahkan pergi ke liang lahat pun ada jalannya
Tapi… apakah aku terus menerus harus berjalan dan tidak berhenti sejenakpun, walaupun di perjalanan itu aku temui gubug yg beralaskan tikar dan rumah mewah yang beralaskan permadani dari sutra apakah itu semua harus aku lalui, itukan hanya cuma sekedar berteduh.
Terkadang aku melihat mereka, ada yang mentertawakan dan ada juga ikut prihatin katanya
Jika aku tidak tersadar mungkin saja aku akan terjerumus ke alam bawah sadar dan pastinya aku gak sadar-sadar
Ya sudahlah… UNTUK HARI INI sekarang aku tahu pertanyaan yang aku tanyakan dari mulutku sendiri, semua itu jawabannya ternyata ada pada diriku sendiri
Post a Comment