Penulis by : Mucry
Pagi yang indah bagi istriku dan juga si sayang ibu mertua tapi bagiku pagi ini pagi yang suram, tidak seperti biasanya setiap bangun tidur istriku pasti selalu mengecup kening jika aku masih tertidur, tapi pagi ini aku cium keningku dengan tanganku sendiri, ini semua memang salahku dan juga wanita misterius itu, istriku jadi marah besar karena sop keong special buatannya hanya menjadi saksi bisu betapa bodohnya aku. Aku lihat di balik selimbut yg menutup wajahku istriku hanya lalu lalang tanpa memperdulikan aku, biasanya dia membangunkan aku dari tidur, bisa di bilang aku ini termasuk golongan STI alias suami takut istri sebenarnya aku bukan takut sama istri tapi mengalah demi istri dan juga untuk keharmonisan keluarga, ya sudah lah aku gak mau ambil pusing walaupun pagi ini terasa suram aku harus tetap semangat untuk sesi balas dendam sama wanita misterius itu.
Pagi yang indah bagi istriku dan juga si sayang ibu mertua tapi bagiku pagi ini pagi yang suram, tidak seperti biasanya setiap bangun tidur istriku pasti selalu mengecup kening jika aku masih tertidur, tapi pagi ini aku cium keningku dengan tanganku sendiri, ini semua memang salahku dan juga wanita misterius itu, istriku jadi marah besar karena sop keong special buatannya hanya menjadi saksi bisu betapa bodohnya aku. Aku lihat di balik selimbut yg menutup wajahku istriku hanya lalu lalang tanpa memperdulikan aku, biasanya dia membangunkan aku dari tidur, bisa di bilang aku ini termasuk golongan STI alias suami takut istri sebenarnya aku bukan takut sama istri tapi mengalah demi istri dan juga untuk keharmonisan keluarga, ya sudah lah aku gak mau ambil pusing walaupun pagi ini terasa suram aku harus tetap semangat untuk sesi balas dendam sama wanita misterius itu.
Seperti
biasa rutinitas sarapan pagi segala
sesuatunya di siapkan sama istriku sendiri, karena di rumah ini tidak
memperkerjakan asisten rumah tangga semua itu didikan dari ayah mertua harus
serba sendiri, kalau ada si sayang ibu mertua dia yang mempersiapkan sarapan
pagi bersama istriku.
Aku
dan istriku yang sudah terlebih dahulu ada di meja makan, ayah mertua datang
sapa pada kita semua.
“
Selamat pagi Semua, kalian berdua kok diam saja biasanya suka becanda kalau
sarapan pagi, ini tumben-tumbenan pada diam semua ada apa hayoo … ?” jawab aku
dan istriku kompak
“Pagi
pih, gak ada apa-apa kok pih….!?”.
“Mih,sop
keongnya masih ada gak, aku mau dong mih sarapan pake sop keong buatan mamih pagi ini kedengaranya nya enak tuh ?” Tanyaku
pada istriku
“Sop
Keongnya sudah basi sayangku, kalau mau sop keong lagi nanti malam aku buatin
sop kong racun special buat kamu, sekarang makannya yang ada saja iya sayang,
syukur-syukur masih mau aku siapin sarapan buat kamu!”jawab istriku sangat
ramah di tambah senyum yang sangat terpaksa, ayah mertua mendengar bicara istriku
terseyum sembari melihat wajahku, aku pun mendengarnya sangat wow.
“Boleh
tuh say… sop keong racun spesialnya nanti malam sekalian buatin yang banyak iya
temen kantor juga mau katanya sop keong buatan istriku tercinta, papih mau gak
pih sop keong racunnya …. ?” jawab ku dengan canda juga
“Hmmmm
… kalau papih kayanya gak boleh kata dokter makan makanan keong takut nempel
terus nanti kalau jalan kata dokter.”
“Ooh
gitu iya pihhhh jangan lupa iya mih sop keong racunnya nanti malam !”. jawab
istriku singkat padat dan penuh makna.
“Iya”.
Raut
muka istriku terlihat tidak senang mendengar candaan aku dan ayah mertua tentang sop keong
racunnya , aku beranjak dari meja makan untuk bekerja, tapi untuk yang satu ini
istriku tidak melupakannya mengantarkan aku setiap akan berangkat kerja
mengantarnya sampai mobil walaupun ada sedikit salah pahaman biasanya istriku
yang cium tangan aku pagi ini berbalik
aku ya cium tangan istriku sembari berkata.
“Mih….
aku akan jelasin semuanya kejadian semalam , maafin aku iya mih” jawab istriku
“Nanti
malam saja kamu jelasin, sambil makan sop keong racunnya”, aku tertawa mendengar istriku bicara,
sepertinya marah istriku sudah mulai mencair sudah mau tersenyum lagi cihuuuuyy,dalam
mobil sembari melaju aku teriak pada istriku.
“Sayaangggg
I love Youuuu, jangan lupa sop keong racunnya nanti malam” canda ku tertawa
istriku dari jauh terlihat ketawa lebar sembari mengacung kan jempolnya.
Mengucap
syukur, urusan rumah dengan istriku yg sah sudah mulai menemukan titik terang,
walaupun aku belum menjelaskannya, tinggal menjelaskan kepada istriku yang
belum sah alias si sayang ibu mertua, kembali bimbang apa yang harus aku
jelaskan kepada si sayang ibu mertua, biasanya kalau si sayang ibu mertua
menjelaskan harus dengan serba terbuka pasti langsung mencair.
Agar
perkara ini biar cepat selasai aku memilih untuk tidak masuk kantor dengan
beralasan sakit, aku langsung memacukan mobilku menuju apartemen si sayang ibu
mertua untuk menjelaskan kejadian kemaren, tiba di apartemen penuh semangat 45
aku langsung ke lantai 12 dimana si sayang ibu mertua bersembunyi dari
kehamilannya gara2 sering tertidur pulas dengan ku. sengaja aku tidak hubungi
dia terlebih dulu, biasanya kalau aku ke apartemennya pasti aku call dulu,
tibanya di pintu kamar apartemen sisayang ibu mertua, perasaanku was-was seperti
mau masuk kandang singa, langsung ku ketuk pintu kamarnya tidak ada yang
menjawab beberapa kali aku ketuk masih belum menjawab, aku ketuk lebih keras
sembari berkata
“selamat
pagi maaf menggangu kami dari pihak keamanan apartemen, selamat pagi…. selamat
pagi…dorr…dooorrrr Selamat pagi” terdengan si sayang menjawabnya
“iya…
iyaa… sebentar pak”. di bukakan pintu olehnya keliahatannya si sayang ibu
mertua kaget dan marah besar
“Hehhh
kamu, ngapain kamu kesini pagi-pagi gak ada kerjaan iya ngaku-ngaku jadi
kemanan apartemen” jebredddd di tutup
kembali pintunya dan aku tidak di perbolehkan masuk ke dalam
“Sayanggg
dengerin aku dulu dong aku mau jelasin semuanya kejadian kemarin, bukain
pintunya dongg plisssss sayanggg, aku tahu
kamu pasti marah, tapi gak gini caranya tolonnnggg sayang bukain dulu pintunya
malu kan sayang sama tetangga masa aku teriak-teriak kaya di sinetron saja”
jawab si sayang ibu mertua di dalam kamar teriak
“Bodo
amat biar tetangga tau semuanya, gak perlu lagi kamu jelasin aku sudah tahu
alasan kamu, pasti kamu meeting sampai malam kan makanya kamu engga angkat
telepon aku dan juga gak balas sms aku, apa lagi yang mau kamu jelasin.” Marah
si sayang
“Bukan
sayang aku mau jelasin ke kamu makanya bukain dulu pintunya sayangggg… plisss
buka pintunya, oke kalau kamu gak buka pintunya aku jelasin di balik pintu ini
biar tetangga semuanya tahu”.
“Silahkan
kamu jelasin di balik pintu itu biar kaya sinetron-sinetron atau film
india yg lagi berantem dengan pacarnya”.
“Oke…
kalau itu memang mau kamu, kamu dengerin,kenapa semalem aku gak menghampiri
kamu dan juga gak aangkat telpon dari kamu, aku lagi makan malam bersama dengan
suami kamu juga anak kamu yaitu istriku karena istriku masak sop keong special
buat aku itu yang sebenarnya terjadi kalau kamu merasa tidak puas dengan
penjelasan ku, mendingan kamu pulang sekarang kerumah dan tanya suami kamu dan
juga istriku yaitu anakmu juga”, si sayang ibu mertua sepertinya di dalam kamar
menangis dan hanya menjawab.
“Sudah
cukup, tinggalkan aku sendiri”
“Sayang
maafin aku, aku janji tidak akan terjadi lagi seperti ini… aku pergi ngantor
dulu sayanggg I love youuu..!”.
Beranjak
pergi aku dari pintu kamar si sayang ibu mertua, ternyata dugaanku salah besar
tidak seperti biasanya si sayang ibu mertua marah besar, alasan yang aku
jelaskan pada si sayang ibu mertua sumanya bohong besar itu semua hanya
sandiwara kalau aku jelaskan yg sebenarnya kalau aku tidur dengan wanita lain
yaitu si waita misterius gila itu berantakan
semuanya.
Aku
tinggalkan apartemen, kembali ke kantor gak mungkin, pulang kerumah ke pagian,
aku memilih untuk menenangkan diri ke pesisir pantai di ancol sembari menenggak
minuman ringan aku pandangi gemuruh
ombak yang menghantam bebatuan yang sesekali air laut menyirami mukaku yag terbawa
angin aku sampai terbawa dalam lamunan kecil, ternyata untuk menjadi laki-laki
super hero itu tidak mudah, tidak seperti apa yang tergambar dalam pikiranku
aku pasti akan bisa mengatasi semuanya dengan memiliki 2 istri, aku akan
bahagia dengan kedua istriku, ternyata tidak mudah menjalaninya, kembali lagi apa
yang di katakan banyak orang ternyata punya istri 2 atau selingkuhan itu, kita
akan lebih sayang pada istri kedua atau selingkuhan di bandingkan dengan istri
tua dan rasa keadilan itu tidak ada, yang aku rasakan aku tidak adil terhadapa
istriku yang peratama aku lebih banyak meluangkan waktu bersama si sayang ibu
mertua yaitu ibu dari istriku sendiri, tidak terasa lamunanku aku akhiri dengan menggenggam kaleng miniuman
ringan di tanganku aku remas aku lempar ke laut dan berteriak “Gilaaaaaaaa”.
Waktu
menunjukan pukul 3 sore aku pulang kerumah aku akan menjelaskan yang sebenarnya
pada istriku, apapun akibat nya aku akan hadapi dengan jantan dan lapang dada,
karena aku sudah merasa tidak adil dengan istriku yang sah, tibanya di rumah
tanya istriku
“Tumben
pulang cepet, laper iya pengen makan sop keong racunnya?” jawabku dan mengajak
istriku kedalam kamar
“Mih,
maafin aku iya, kenapa aku pulang malam dan tidak makan makanan yg sudah mamih
siapin itu sop keong racun, aku di jebak sama rekan bisnisku, aku di tiduri
sama wanita suruhan rekan bisnisku aku di cekokin minuman keras sehingga aku
tidak sadarkan diri” Istriku memotong pembicaraanku sambil menagis
“Terus
kamu melakukan ML dengan wanita suruhan
rekan bisnis kamu itu dan kamu menikmatinya terus kamu lupa dengan semuanya
kalau kamu punya istri, apakah aku akan percaya begitu saja kalau kamu di
tidurin sama wanita, mana ada sejarahnya wanita nidurin laki2 sejarah yang
selalu terkuak itu laki2 yang selalu nidurin wanita, aku sakit pihhhhhh !”, cucuran air mata yang
terjatuh di kelopak mata istriku tidak terbendungkan lagi tumpah meruah
membanjiri pipinya yang cabi, rintihan tangisan istriku aku pun ikut mencucurkan
air mata penuh dosa
“Sayang maafin aku, aku tahu itu semua salah tapi
bukan kehendak aku untuk melaukannya”, jawab istriku teriak dan terus menagis
“Sudahhhhhh……
aku muak dengan penjelasan kamu, sekarang tinggalkan aku sendiri dan silahkan
kamu pulang kerumah orang tua kamu, aku tidak mau melihat muka kamu yang
penjinah”.
“Sayang
dengerin aku ngomong dulu, aku tahu kamu emosi dengan apa yang sudah aku
lakukan, tapi tidak dengan cara seperti ini memcahkannya”.
“Sudahhhhhhh
cukup, pergiiii kamu dari rumah ini!”, tangisan istriku semakin menjadi-jadi
dan aku memilih pergi dari rumah dan kmebali ke orang tuaku.
Seminggu kemudian
Aku
masih kepikiran istriku walaupun sedikit agak tenang di rumah orang tuaku sendiri karena kedua orang
tuaku tidak tahu kejadian sebenarnya, karena kau beralasan sedang ada proyek
dekat rumah dan akupun sudah dapat izin dari istriku, yang jelas aku yakin masih ada kemungkinan istriku mau memaafkanku
dan sampai detik ini pun aku belum ada komunikasi dengan si sayang ibu mertua,
tapi aku masih menjalankan rutinitas ku sebagai karyawan, sesekali aku di
kantor aku mencari tahu wanita misterius itu aku cek di history telp masuk di
hp sudah terhapus, cek di kartu nama hanya nama saja, selang berapa menit aku sibuk bmencari kontak
wanita misterius itu hp ku berdering aku beharap wanita gila itu yang telpon, ternyata benar sapa
wanita itu di telpon.
“Selamat
siang bapak yang ganteng, mudah2an bapak tidak lupa dengan saya setelah
kejadian di kamar hotel seminggu yang lalu, gimana pak tawaran kerja sama saya
apa bapak akan gabung dengan perusahaan kami” jawab nadaku membentak
“Heyyy
wanita sinting edan gila jangan macam2 kamu dasar pecun”
“Wahhh
si bapak sepertinya galak juga sama galak seperti di ranjang, bapak bisa temuin
saya di hotel yang sama seminggu yang lalu saya tunggu nanti jam 7 malam di
lobi hotel”
“Itu
yang saya mau, kamu tunggu pembalasanku”.
jawab wanita misteris oke
“Oke
pak saya tunggu iya, selamat siang bapak yang ganteng!”.
Sepertinya
wanita misterius itu tidak ada takut-takutnya saya jadi penasaran kenapa dia mau
kembali bertemu denganku dan malah menawarkan diri ketemuan lagi.
============================BERSAMBUNG================================
Penasaran tunggu kelanjutannya di Part. 8...........!
Selamat Tahun Baru 2014
Selamat Tahun Baru 2014

Post a Comment