Penulis By; Mukrih ( Mucry)
12
tahun buat aku itu sesuatu yang berharga dimana aku membangun dan membina
sebuah keluarga dengan suamiku tercinta, dari mulai tidak tahu sampai tahu
bagaimana cara menjaga keharmonisan keluarga, itu semua aku lewati begitu cepat
hasil dari pernikahan aku dikaruniai 2
orang anak yang pertama seorang perempuan yg sekarang sudah duduk di kelas 5 sekolah
dasar yang kedua seorang putra yang baru berumur 3 tahun, tdak terasa aku baru
menyadarinya ternyata aku ini sudah mulai berumur alias tua, pikirku dengan
adanya 2 anak sudah cukup kini tinggal
memberikan yang terbaik untuk masa depan mereka, jadi aku dan suami berkomitmen untuk saling percaya,jujur dan tidak ada dusta di antara kita janji
kita tidak ada lelaki didunia ini selain suamiku begitu juga suamiku tidak ada
wanita lain selain aku, intinya kita akhiri cinta kita berdua sampai ajal
menjemput kita berdua.
Aku
sebagai IRT alias ibu rumah tangga selalu siaga, siap antar jaga untuk kedua
anak ku juga suamiku, aktifitas suamiku di luar sana aku tidak begitu
mengetahui detail dia bergaul dengan
siapa karena suami ku sering pulang malam, tapi aku percaya suamiku melakukan
itu semua tentunya buat keluarga dirumah
sesekali aku bertanya?.
“Ayah
akhir-akhir ini sering pulang malam, memang dari tempat kerjanya pulang malam
iya apa ayah gak takut penyakitnya kambuh lagi, mamah suka khawatir kalau ayah
telat pulang takut ada terjadi apa- apa di jalan ?” jawab suamiku ….
“Ayah suruh kerja lembur terus, di perusahaan ayah
sedang kejar target untuk proyek yang gak jelas, mamah tumben tanya – tanya
biasanya kalau makan biasanya gak pernah nemenim ayah makan, biasanya juga
tidur kalau ayah pulang malem!”
“Memangnya
kalau istrinya tanya begitu salah iya?” sedikit sewot jawabku.
“Iya…
tumben aj mamah curiga sama ayah iya, takut ayah pacaran lagi, ayah tidak
pernah lupa dengan janji kita, jangan-jangan mamah yang kepingin pacaran lagi,
aku liatin mamah aktif banget di facebook ?”
“Iya
si ayah malah curiga sama mamah, kerjaan mamah di rumah terus mana mungkin bisa
ngeliat cowok kinclong lagi, lagian aku di facebook cuma tegur sapa sama teman2
sma dulu, hanya itu saja, kita sudah sama2 tua waktunya membesarkan anak, oh
iya katanya temen-temen mau main kerumah
besok, informasinya aku di ikut sertakan jadi panitia reuni akbar, menurut ayah
gimana?”.
“iya
silahkan….. asal reuninya jangan kebablasan!”
“Maksudnya
kebablasan, aku pacaran lagi karena ketemu mantan atau ketemu gebetan dulu yang
gak kesampean di pacarin, sudah lah ayah ni mulai ngaco ngomongnya aku tidur
duluan!”
Mulai
aneh bicara suamiku, tidak seperti biasanya ngomong mulai ngaco, jangan-jangan
dia mulai menghianti perkawinan dengan menutup-tutupi masalahnya dia, pake
tuduh aku pacaran lagi, mungkin saja dia yang pacaran lagi jadinya di rumah uring-uringan
gak jelas biasanya kalau suami ada sesuatu di luar sana pasti di rumah
bawaannya ngajak ribut, tapi itu semua hanya pirasat seorang istri benar atau
tidaknya suamiku lah yang tahu.
Menjelang
tidur aku di haruskan membuka facebook, sekarang ini sudah menjadi kebiasaanku
minggu-minggu ini ya sekedar rasa kangen
sama sahabat lama update status galau, senang sampai meng upload foto – foto
ter update dari berbusana lengkap sampai sedikit busana sexy tak luput ku
unggahnya ternyata dunia maya membuat aku ketagihan berbagi cerita bersama
sahabat-sahabatku ketika di sma mulai dari satu angkatan, adik kelas sampai
kakak kelas aku sambangi untuk sekedar ngobrol ngalor ngidul, harap di maklum
jaman sekolah dulu gak ada yang namanya facebook dan handphone
canggih, kalau sekarang cari foto pacar tinggal di download di facebook
pacarnya sendiri atau tinggal kirim via ponsel canggih, jaman ku dulu mana
ada mau kasih foto buat pacar kita harus
pergi ke studio foto dulu itu pun tidak langsung jadi harus menunggu dua sampai
tiga hari, jadi wajar saja ibu-ibu seperti aku hoby upload foto di facebook.
Minggu
siang aku kedatangan sahabat-sahabat sma yang berencana mengikut sertakan aku
dalam panitia reuni akbar, melihat sosok sahabat sangat berbeda jauh ketika 20
tahun silam di sma dengan sosok sahabat saat ini terlihatnya pangling kalau
kata orang sunda bilang meni gareulis karasep, rasa senang tak terbendung
setibanya sahabatku kerumahku kita semua curhat semasa di sma yang di curhatkan
dari A sampai Z tapi ada yang berbeda dari obrolan aku dan sahabatku yang lain
aku lihat pria yang duduk di samping pintu tidak bayak respon kalau aku sama
yang lain saling saut-sautan. Tanyaku pada pria itu”
“Tuh
yang depan pintu… ya kamu kakak apa adek kelasku aku lihat kamu ngbrolnya gak
pernah nyambung suka lain ceritanya kamu kan yang suka inbox aku iya di
facebook, ini toh orangnya lucu juga.”
“hehehhe…
iya aku yang suka isengin kamu di inbox ” jawab pria itu
“jangan
salah cin ni orang dulu pentolannya sekolah kita sangar banget yang dia adepin
dulu tawuran terus, tapi kalau sekarang beda yang di adepin janda-janda muda
dengan gayanya yang romantis alias rokok
makan gratis..hahahahah”canda teman wanitaku yang lain
“Suami
sama anak-anak kamu kemana?” tanya temanku yang lain
“Tadi
bilangnya mau ke depan,gak lama juga pulang?”jawabku singkat
Saking
asiknya ngobrol semasa sma jadi lupa apa yang mau di obrolin sebenarnya tentang
reuni, tawa canda di rumahku tak terkontrol sampai terdengar ke rumah tetangga,
saling ejek membuat aku dan teman-temanku terbawa emosi ingin kembali ke
jamanaan sekolah dulu.
“Hmmm
…. Asik nih kumpul-kumpul” sahut suamiku yag baru datang bersama kedua anakku
“Sini
yah ….. ikut nimbrung bareng abg tua wkwkwkwkwk” ajak ku pada suami
“Iya
bos kita mau minta izin ni istrinya mau kita ikut sertakan dalam susunan
panitia reuni akbar, kira-kira dapat izinkah ?” Tanya teman pada suamiku
“Kalau
saya silahkan saja,berarti bagus dong istri saya jadi orang pilihan di percaya
di jadikan panitia reuni akbar lagi berarti semua angkatan hadir iya bisa
ketemu teman lama dan juga mantan pacar!”.jawaban suamiku
“Bos
bisa aj gak lah maksud di adakan reuni ini selain temu kangen kita juga adakan
bakti sosial, santunan pada anak-anak yantim dan juga mengundang beberapa ulama
kondang sebagai penceramah”Penjelasan temanku
“Ooow
undang ulama kondang juga, ya baguslah tapi jangan salah loh acara reuni
seperti ini bisa memperkeruh rumah tangga orang banyak kasus gara-gara reuni karena ketemu
teman lama yang tadinya tidak suka bisa menjadi suka yang tadinya mantan bisa
jadi CLBK (cinta lama bersemi kembali) tidak sedikit kasus seperti ini teman
saya juga gara-gara reuni suaminya selingkuh sama kakak kelasnya dulu yang jadi
gebetannya”.
“Oh
gitu iya ….tapi niat kita baik kok mudah-mudahan di antara kita tidak ada yang
seperti itu apa yang di bilang suamiku” jawabku beri semangat panitia
Suamiku
dengan penjelasanannya yang membuat suasana tadinya ramai dengan tawa
seketika lansung pecah menjadi hening saat suamiku memberikan ceramhnya yang
sedikit membuat aku dan teman yang lain ciut, tapi kita yang kekeh ingin
mengadakan terus berlanjut karena maksud dan tujuan kita sebagai panitia untuk
mempererat tali persaudaraan sesama alumni bukannya mempererat tali percintaan
yang tertunda semasa sma.
Aku
kesal dengan omongan suamiku di depan teman-temanku setelah semua temanku
beranjak pulang dari rumah aku langsung tegur
“ayah
ini kenapa sich ngomong begitu depan teman-teman mamah, kalau ayah tidak setuju
mamah ikut serta dalam panita bilang gak, jangan pake ngomong gak jelas begitu
mamah jadi gak enak sama teman-teman” kesal jawabku sembari cuci piring bekas
jamuan tadi
“ayah
bicara sesuai kenyataan memang benar kejadiannya seperti itu, teman ayah
sendiri yang mengalami yang langsung curhat sama ayah, mamah tersinggung!”jawab
suamiku ngajak ribut
“Ngapain
pake tersinggung acaranya juga belum di mulai baru rencana, iya kalau memang
itu terjadi yang jelas bukan mamah orangnya, mana ada laki-laki yang mau sama
mamah udah tua begini”
“mamah
kok jadi sewot itu terserah mamah, aku sebagai suami hanya mengingatkan saja”
“jangan-jangan
cerita teman ayah itu sebenarnya ayah yang melakukannya, jadi sasaran ayah
ngarang cerita temannya selngkuh dengan kakak kelas, biar ayah gak ketauna
selingkuh sama mamah ” jawabku menentang
“Sudah
…… kamu itu kalau di bilangin susah kalau ayah silahkan kamu mau bergaul dengan
siapapun tapi harus ingat dengan komit kita berdua” jawab suami ku teriak
sembari gebrak pintu dapur.
Diam
aku tak berdaya sembari cuci piring melihat suami yang sering marah akhir-
akhir ini, mungkin benar dia punya wanita simpanan jadi di rumah bawaannya
ngajak ribut terus, kejadian itu selesai di dapur aku berlari ke kamar didalam
kamar aku menangis sembari menggeam handphone aku update status di facebook “Istri
mana yang mau di madu!” status ku di facebook.
Tidak
lama statusku itu di comment sama teman-temanku dengan memberikan support untuk
selalu tegar dan memberikan dukungan untuk menolak harga beras eh salah menolak
di poligami maksudnya, tetapi di inbox ada yang berbeda comment dia tidak
menulisnya di comment status itu, dia menulis di inbox dengan kata-katanya yang
sangat bijak perhatian dan membuat aku tersanjung2 dengan ocehanya buat aku
tersenyum yang tadinya mewek jadi tertawa sendiri didalam kamar dan dia itu
adalah pria yang ada di depan pintu tadi di rumahku yang sering kirim pesan via
inbox sebelum-sebelumnya kaka kelasku.
Singkat
cerita
Waktu
terus berjalan acara reuni akbar sudah tahap pemungutan biaya kepada masing –
masing alumni melalui undangan tertulis maupun via media social, begitu juga
aku dengan kakak kelasku itu setiap
malam aku kirim pesan baik via dumay alias dunia maya, bbm dan juga sms, terasa
hubungan ku dengan kakak kelas yang aku rasakan semakin intens semakin dekat semakin mengarah kearah perselingkuhan via
dumay karena yang di bicarakan sudah tidak wajar berbau-bau pornografi dan aku
juga makin kesini makin sayang sama kakak kelas itu aku tidak mau jauh darinya
aku tidak peduli dia harus selalu jawab sms,bbm dan inbox, gak peduli siang
pagi malam dia harus jawab, karena aku sangat membutuhkannya dia sebagai kakak
kelas ku yang selalu membimbing adek kelasnnya, terjadi lah perselingkuhan itu
antara aku dan kaka kelasku dia sering datang kerumah saat suamiku kerja dengan alasan
membicarakan reuni akbar tapi nyatanya
yang kita lakukan bukan membicaraka hubungan kita berdua akan mengarah kemana
dengan status kita berdua sama-sama sudah berkeluarga, tetapi di rumah aku tidak
melakukan yang macam-macam karena di rumahku ada anakku yang masih kecil berumur
3 tahun, apa mungkin belum terjadi sesuatu itu, yang aku rasakan dia sangat
baik perhatian dan banyak berkorban untuk aku, dikala terbaring sakit dirawat du rumah sakit dia hadir walaupun hanya sekedar membawakan aku
sekantong keresek item buah jeruk itu pun kelihatannya hanya 1 kg, aku sangat senang dia bisa dekat disamping saat aku susah.
Apa
yang di katakan suamiku benar itu terjadi pada istrinya sendiri yaitu aku,
gara-gara reuni ini aku merasakan jatuh cinta lagi seperti sma dulu, tapi aku
dan suami berjalan normal aku tidak begitu menonjolkan kalau aku berselingkuh,
keributan dalam ruamh tangga pun tidak sering terjadi lagi, tidak terasa acara
reuni seminggu lagi akan di selenggarakan semua panita berkumpul di kampus
sekolah pastinya aku dan dia bertemu di sekolah, teman-temanku yang lain tidak
ada yang tahu kalau aku berhubungan dengan kakak kelas atau si dia di pertemuan
menjelang reuni ada seorang laki – laki yang baru aku kenal, dan sebelumnya dia
tidak pernah terlihat di pertemuan-temuan sebelumnya dia hadir hari pertemuan
ini diam – diam aku curi pandang dia terlihat pendiam membuat aku penasaran,
setelah di kenalkan sesama panitia lain ternyata laki-laki itu yang pernah aku nginbox “Perasaan kenal dulu pernah satu kelas iya” Pesan ku di inbox facebook
laki-laki itu dan dia jawab dengan satu kata “iya”.
Dia
ternyata dia adek kelas ku setelah aku korek informasi darinya, mulai khilap
pandanganku sekarang pada lelaki sejenak aku hiraukan adek kelas itu, aku yang
sedang merasakan jatuh cinta lagi aseek dengan hubungan saat ini dengan kakak
kelas ,selesai meeting ada yang berbeda
dengan selingkuhanku semenjak kita hubungan pertama kalinya dia memberikan
ciuman di kening di tangga sekolah dan dia berucap
“ciuman
kening ini bertanda kalau aku serius sama kamu semoga tangga sekolah ini
menjadi saksi mati hubungan kita sebenarnya di mulai dari sekarang I Love you”
“Hah….
I love you to” kaget campur senang jawabku dia mencium keningku dengan kata-
kata itu,bukan main kepalang senang dia mulai serius membina hubungan ini aku
semakin sayang semakin tidak mau kehilangan dia, hubungan ini kau jaga
rapat-rapat hanya kita berdua yang tahu.
Hari
H acara reuni aku sebagai panitia sibuk dengan segala hal yang di butuhkan saat
acara berlangsung alhamdulilah acara reuni berjalan dengan lancar semua alumni
hadir walaupun tidak semua tapi kami sebagai panitia sangat puas dengan acaranya
berjalan apa yang kita inginkan yaitu
mepererat tali persaudaraan sesama alumni, tetapi aku lain sendiri dengan adanya
acara ini mempererat tali percintaan dengan kakak kelasku, pulang acara reuni aku dan dia
pulang bersama di motornya tanya dia saat berkendara
“Mau
kemana kita sekarang mau aku pulang apa mau main-main dulu ?”
“terserah
kamu, kamu mau bawa aku kemana ke pelaminan pun aku mau” jawabku teriak
“Hahahahaha….
kamu bisa aj” jawab dia tertawa sembari mengendari motornya dan aku
merangkulnya erat takut terjatuh ke pangkuan orang lain.
Dia
mengajakku ke sebuah losmen yang sederhana dia langsung mengajakku makan
terlebih dahulu di restoran losmen itu sembari makan sembari juga berbincang
“Kamu
serius dengan hubungan ini, aku sendiri sudah terlajur sayang sama kamu jadi
aku mohon kamu jangan tinggalkan aku, kamu tahu sendiri aku ini tinggal
menunggu waktu dengan penyakitku yang semakin menjadi jadi”tanyaku serius pada dia
“Kamu
tidak usah takut, aku akan selalu hadir di samping kamu pagi, siang dan malam
aku pasti hadir untuk kamu sayang, kamu juga tidak usah takut dengan penyakit
kamu yang kamu derita itu hanya diagnose para ahli saja, kematian memang akan
datang tapi tdak untuk saat ini saat aku mencintai kamu aku mohon kamu juga
jangan tinggalkan aku iya” jawab dia begitu bijak
“Aku
tidak akan menyia-nyiakan hubungan ini aku sudah terlanjur melakukan semua ini
aku tidak akan meninggalkan kamu kemana kamu pergi aku pasti ada buat kamu ”
“Aku
ingin di usia senja ini, ingin sekali mengajak kamu melihat sunset sembari menikmati
derasnya ombak yang tertiup angin yang kencang intinya di sisa-sisa usia senja
ini aku ingin mengakhiri cinta ini bersama kamu sayang .... I love you”
“I
love you to ............... Muacch” jawabaku sembari mencium tangannya
“makasih
sayang, aku mau kita melakukannya sekarang disini iya di tempat ini ?”
“Melakukan
apa, ML maksud kamu!” jawabku kaget
“Iya”
“Aku
malu disini, ini kan tempat makan bayank orang masa melakukannya di sini, aku
maunya dimana kamu tadi bilang kamu akan mengajak aku melihat sunset, kalau disana
tersarah mau di apain”
“Hahahaha……
kamu ini becanda terus, aku serius”.
Aku
tidak banyak bicara setelah dia berbicara mengajak aku berhubungan, tetapi anehnya
aku menuruti apa kata dia, selesai makan aku dia menggandengku mengajaknya ke
sebuah kamar losmen, didalam hanya aku dan dia, aku tidak percaya semua
ini akan terjadi
“Aku
malu sayang”
“Kenapa
kamu harus malu hanya kita berdua tidak ada yang lihat kecuali apa yang kamu
bilang tadi kalau kita melakukannya di restoran aku juga malu, tapi disini cum
kita saja berdua” jawabnya
“Bukan
itu, aku malu dengan hijab yang aku kenakan ini, apa kata hijab ku ini nanti, aku
tidak ingin hijab ku ini menjadi saksi kalau kita berdua melakukannya” rasa
takutku akan dosa
“Sudah
kamu tidak usah takut kamu buka hijabnya kamu sembunyikan bereskan” ajak dia
memaksa.
Rasa
malu takut akan dosa itu musnah seketika aku dan dia akhirnya melakukan ML
untuk pertama kalinya aku beruamh tangga selama 12 tahun baru kali ini aku
melakukan hubungan sex dengan orang lain, aku sendiri yang ingkar dengan komitmen
atau janji yang aku sepakati dengan
suamiku, sudah terlajur cinta dan sayang aku tidak perdulikan dengan janji itu,
aku asik melakukanya tanpa sadar di rumah sana ada dua buah hatiku yang sedang menunggu ibunya. Aku
merasa tak takut dengan dosa yang aku lakukan ini.
Akhir
cerita
Setelah
reuni selasai dan melakukan hubungan intim dengan selingkuhan alias kakak
kelasku seminggu dua minggu aku masih berkomunikasi dengan dia sebulan kemudian
aku tidak pernah dapat lagi kabar sms, bbm atau pun inbox di facebook aku coba
lihat di pertemanan akun dia suda di hapusnya aku coba telepon tidak aktif aku
sms tidak pernah di balasnya,
penasaranku sampai cari tahu ke teman- temannya dia dimana
keberadaan dia satu pun teman-temannya
tidak ada yang tahu dan aku baru sadar aku sudah di tinggalkannya tanpa
permisi dan tanpa kata – kata salam
perpisahan dia hanya meninggalkan rasa sakit hatiku menghilang begitu saja tanpa jejak, jikalau memang dia mati tunjukan aku di mana kuburnya jika memang masih hidup aku menunggu janjinya, air mata di kelopak mata
tak terbendung saat mengingat kata – kata dia yang di sampaikan di restoran itu
“Aku
ingin di usia senja ini, ingin sekali mengajak kamu melihat sunset
sembari menikmati gemuruh ombak yang tertiup angin kencang intinya di
sisa-sisa usia senja ini aku
ingin mengakhiri cinta ini bersama kamu sayang ...... I love you”.
_________________________________Selesai--------------------------------

Post a Comment