Penulis by : Mukrih(Mucry)
1
Bulan menjelang kelahiran anakku buah
hasil perselingkuhan dengan ibu mertua, aku masih belum berkomunikasi dengan si
sayang ibu mertua kemungkinan besar dia masih marah dengan kejadian kemarin
lalu, aku jadi khawatir dengan kondisi si sayang ibu mertua juga anakku yang masih dalam perutnya
mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa sama mereka, aku harus temui dia apapun kondisinya.
Menurut
perkiraan para ahli alias dokter anakku akan hadir kedunia 5 january 2012
dengan berjenis kelamin laki- laki, tidak menutup kemungkinan proses persalinan
dengan cara cesar, inginnya si sayang ibu mertua proses persalinan dengan
normal, aku sendiri hanya pasrah Kepada Yang Kuasa yang terpenting keduanya
selamat, sehat dan berjalan dengan lancar.
Sekarang
ini aku dan istriku sudah berstatus aman
bisa terkontrol lagi, aku juga istriku sudah akur setelah 1 minggu lamanya berpisah sementara gara-gara wanita
berengsek, kini aku tinggal seatap lagi
bersama keluarga besar istriku.
Malam
menjelang aku pulang awal dari kantor rencana langsung pulang kerumah, di
perjalan aku sempatkan untuk telepon si sayang ibu mertua hanya sekedar
bertanya kabar baik, al hasil telepon dan sms tidak dibalas, memberanikan
diri aku harus menemuinya sekarang juga hanya tinggal berapa meter lagi aku
tiba di rumah aku balikan arah roda perjalananku untuk menemui si sayang ibu
mertua langsung tancap gas kalau
bisa gak pake rem, gak pake permisi di
loby aku hendak langsung meluncur ke atas
tiba di depan pintu aku lihat pintu itu sedikit terbuka intipku sisayang tidak ada di tempat gak pake permisi lagi aku masuk dan menunggu di
depan jendela kedua mataku terpandang keluar melihat kemacetan yang ada di ibu kota, lima menit menunggu
terdengar suara langkah menuju kamar ini, pirasat ku itu pasti sisayang, melihat ku sudah ada didalam, si
sayang ibu mertua kaget melihatku berdiri di depan jendela tapi dia tidak
berucap sedikitpun hanya membanting pintu kamar dengan keras.
“Maaf
aku datang tidak permisi dulu, lagian orang rumahnya juga tidak di tempat pintu kamar tidak terkunci sedikit terbuka,
aku langsung masuk saja aku takut terjadi apa-apa sama kamu”penjelasanku pada
si sayang sembari masih berdiri di depan jendela, aku menoleh kebelakang maksud
untuk menatap si sayang dia tidak di belakangku, aku cari dia ternyata dia
sedang di kamar mandi dan karmar mandinya pun tidak terkunci aku lihat dia
sedang mengguyur badannya dibawah derasnya air kran tapi masih berbusana
lengkap, aku hampiri dia aku peluk dia dari belakang aku pegang lembut perutnya
yang membesar aku letakan daguku tepat di pundak kanannya ikut basah-basahan sembari berucap.
“Maafkan
aku sayang aku khawatir sama kamu , 1 bulan lagi anak kita akan lahir makanya
aku selalu pikirikan kamu terus kamu kenapa menangis, aku akui ini semua salahku
kejadian malam itu tapi memang benar begitu adanya, aku gak mau hubungan kita
berantakan gara-gara hal sepele, aku mau kamu mengerti dengan status kita…?”
tanya dan penjelasanku panjang lebar
“Aku
minta kamu Jujur” jawab si sayang dengan nada sedih di bawah guyuran air
“Jujur…..
mau jujur apalagi aku sudah beberapa kali berucap itu memang begitu adanya”
“Gak…..
kamu bohong!”
“Oke…..
kalau kamu mau aku jujur sekarang kita pulang kerumah kita jelaskan apa yang
terjadi sama kita, jelaskan depan istriku dan juga suami kamu, janganlah kamu
berkata jujur kita berdua tidak pernah mau jujur dengan keadaan ini, apakah
semua yang sudah kita lakukan semua ini adalah kejujuran ini semua adalah
kehancuran yang hanya tinggal menunggu waktu saja, percuma berkata ini dan itu
kita berdua sama – sama berengsek sudah menghinanti perkawinan, yang lebih
parahnya lagi aku selingkuh dengan ibu mertua ku sendiri apa itu di benarkan,
kita berdua sudah komit kalau kita berdua tidak bisa di pisahkan dan kamu
pernah bilang bila perlu kita harus mengyingkirkan istriku dan suamimu dari
rumah kamu harus ingat itu..!!!!!”.bicaraku sedikit ego sembari mengelus2
perutnya yg besar.
“Iya…..
aku ingat itu tapi akhir-akhir ini kamu berbeda, sebenarnya apa yang sedang
terjadi sama kamu, aku tuh gak mau kehilangan kamu bila perlu aku suruh untuk
bunuh istrimu dan suamiku sekarang juga lalu kita pulang sekarang!!!!”. Jawab
si sayang emosi
“Tidak
Semudah itu membunuh orang, biarlah cerita cinta kita ini berjalan dengan sendirinya
apapun yang terjadi kita haus hadapi dengan lapang dada karena kita berdua
sama-sama melakukan kesalahan yang patal, sekarang hapus air mata kamu lihat
aku, tatap mataku”.suruh ku, tak lama sisayang langsung menghadapkan
wajahnya sembari menatap mataku dan berkata
“Maafkan
aku”ucapnya sisayang sembari mencumbu bibirku di barengi guyuran air kran yg
deras yang terjadi selanjutnya tadinya
mandi masih berbusana lengkap aku lucuti semua pakaianya dan terjadi
perkelahian yang sangat panas apa itu ?.............tittititititiititititiititii
17+.
Akhirnya
aku bisa melakukannya dan semuanya clear
istriku dan sisayang ibu mertua sudah berjalan normal lagi, orang bilang
sepintar-pindak tarnya orang menyembunyikan bangkai waktunya pasti akan tercium
bau bangkai itu, tapi aku tidak percaya pribahasa itu, bangkai pap dulu yang
kita sembunyikan kalau bangkai kucing pasti ke cium tapi kalau bangkai orang
hidup tidak mudah untuk di cium bangkainya jelasnya pandai-padai kita untuk
menyimpanya dengan rapih.
Bergegas
aku pulang ke rumah setelah menemui si sayang, di perjalanan pulang aku dapat
pesan dari wanita misterius itu yang mengajak bergabung ke perusahaannya di pesannya dia mengajak aku untuk bertemu untuk di perkenalkan dengan
dewan direksi perusahaanya aku hanya
membaca tidak membalasnya aku hiraukan pesan itu.
Tiba
di rumah selasai mandi istriku mengajak makam malam di luar, sembari santap
makam malam aku memberikan kabar baik tentang rencana yang akan mengadopsi anak.
“Mih….
aku punya 2 kabar baik buat kamu, pasti kamu senang dengan kabar baik ini”
“Aku
tahu kabar baik kamu pihh…. Kamu mau ceraikan aku kan pih…..”
“Hahhhh….
Kok kamu ngomongnya aneh gitu, memang
kamu mau ?”
“Heheheheh…heheheh,
enggak pih becanda memangnya kabar baik apa ?”
“Mau
kabar baik yang mana dulu nih mih, yang pertama apa yang kedua, oke dua-duanya
saja iya, pertama aku dapat kerjaan yang baik dan sebagai manager area di salah
satu perusahaan telekomunikasi juga dan yang kedua anak yang akan kita adopsi
akan segera hadir rencananya 5 january 2012 besok lahir, muka kamu datar-datar
saja mih gak ada seneng- sengengnya keliatannya..!”
“Hmmmm…
bentar iya sayangku senengnya, lagi tanggung sop kambingnya enak banget nih
buat persiapan nanti malam kita tempur biar dapat banyak” jawab istriku sembara
melucuti sop daging kambing dengan giginya.
“Hmmmm…
tapi ini penting mih, kamu setuju apa tidak aku pindah kerja?” tanyaku lagi
“Aku
cuci tangan dulu di toilet sembari mau pipis”.
Dia
malah pergi ke toilet, tak lama dia kembali di merangkul aku dari belakang can
mencium pipiku.
“Terima
kasih sayang, aku sangat senang dengan 2 kabar baik itu aku gembira di tambah
sebentar lagi di rumah kita ada tangisan bayi di setiap malamnya pasti ayah
sama ibu senang dan soal kamu dapat
kerjaan baru, aku serahkan semuanya pada kamu jika mneurut kamu itu baik buat
kamu dan juga aku, aku ikut apa kata kamu …. Muachhhhh Ilove you” jawab istriku
di akhiri ciuman yang sangat kental di pipiku.
“Bibir
kamu bau kambing sayang dan berminyak….!” jawab canda, gelak tawa kita bedua
tak terbendung.
Signal
positif dari istriku sudah kuat, aku mengajak istriku minggu besok untuk
bertemu dengan wanita misterius dan para dewan direksinya. Aku sampaikan ajak ku pada istriku untuk bertemu dengan
dunia kerjaku yang baru istriku menyetujuinya untuk ikut.
Aku
menyetujui ajakan wanita misterisu itu untuk bergabung di perusahaannya dan kita
sepaka bertemu. Aku dan istriku temui wanita misterius itu di tempat biasa kita
bertemu pertama kali aku dan wanita itu melakukan ……tittttttttttttttt17+, tibanya
disana mereka sudah berkumpul di restoran, sapa waniti misterius itu
“Akhirnya
yang kita tunggu datang juga, ini istrinya apa pacarnya”
“Mantan
pacar, perkenalkan ini istriku” jawabku sembari memperkenalkan istriku kepada mereka
dan wanita misterius itu pun meperkenalkan para dewan direksi padaku dan juga istriku,
pertemuan berjalan lancar 1 jam lamanya pertemuan
itu aku dan istriku ku pamit pulang karena ada acara lain
“okeee…
kelihatnya sudah clear dan mungkin selasa
besok saya sudah bergabung dengan perusahaan anda, karena besok saya mau mngurus
surat resign di perusahan saya yg sekarang,
saya ucapkan terima kasih atas ajaknnya dan tidak mengurangi rasa hormata saya kami
berdua pamit pulang”
“Baik
pak kalau begitu kami atas nama perusahaan mengucapkan terima kasih juga sudah mau
bergabung dengan perusahaan kami, dan ibu ini sangat beruntung punya suami seperti
dia, pintar baik dan tidak pernah macam-macam”jawab
wanita misterius itu, istriku hanya tersyum ketika wanita itu memujiku.
Kita
pamit salaing berjabatan tangan satu sama lain dan ada yang aneh dari salam ku sama
wanita misterius itu di semapt berbisik di telingaku
“Wanita
yang sedang hamil besar itu siapa pak, istri bapak apa simpanan bapak, saya jadi
bingung sama status bapak?” bisik wanita misterius itu tapi aku hiraukan bisikan
itu dan dalam hati kok bisa dia tahu....?.
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;; BERSAMBUNG .

+ comments + 3 comments
sangat menarik, ditunggun yang ke 10 nya
ditunggu lanjutannya...
siap
Post a Comment